Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Terkini · 21 Des 2022 07:41 WIB ·

Ada Mafia Kasus di Lembaga Penegak Hukum hingga Pengadilan, KPK Sudah Dapat Infonya : Media Baca Nasional


 Ada Mafia Kasus di Lembaga Penegak Hukum hingga Pengadilan, KPK Sudah Dapat Infonya : Media Baca Nasional Perbesar

Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marvata mengaku sudah lama mendapat informasi soal kasus mafia di Pengadilan, khususnya di Mahkamah Agung (MA). Nyatanya, mafia kasus tersebut tidak hanya ditunjukkan kepada peradilan tetapi juga kepada aparat penegak hukum (APH).

“Ya, ada informasi terkait mafia hukum. Padahal tidak hanya melihat situasi yuridis saja, karena proses penyidikan, kami punya informasi, akan masuk ke pengadilan,” ujar Alexander Marvata. orang Julukan pekerja media, Rabu (21/12/2022).




Dikatakannya, informasi keberadaan mafia banyak ditemukan di masyarakat, mulai dari hukum hingga pengadilan. Salah satu informasi publik yang berhasil diperoleh dan dilacak KPK adalah terkait suap dalam kasus Mahkamah Agung (MA).

“Informasi ini kami terima dari masyarakat, dan kemarin sudah ada di tangan dewan,” kata Alex.

“Tapi sebenarnya kalau kita baca baik-baik di Pasal 11, pembentukan KPK itu domain penegak hukum dan pemerintah daerah. Kami berharap tidak hanya otoritas yudisial saja,” imbuh Alex.

Sekadar informasi, KPK membantah dugaan suap di Pengadilan Tinggi terkait penanganan perkara. Dugaan suap bermula dari laporan publik, disusul dengan Operasi Habis Tangan (OTT) pada akhir September 2022.

Dari kebiasaan bungkam ini, KPK membenahi kasus dan memakzulkan lima hakim di Mahkamah Agung. Dua dari lima hakim yang disebutkan di antara para tersangka adalah hakim Mahkamah Agung. Keduanya adalah Sudrajad Dimyati dan Ghazalba Salih.

Baca juga: Children’s Life Adventure Park menawarkan kesenangan tanpa batas, literasi digital, dan pendidikan

Tiga hakim lainnya adalah hakim pengadilan. Begitu, Elly Tri Pangestu; Prasetio Nugroho; dan Eddie Wibowo. Dua hakim agung dan tiga hakim agung diduga menerima suap untuk menangani perkara di Mahkamah Agung.

Sementara itu, Sudrajad Dimyati, Ghazalba Saleh, Eli Tri Pangestu, dan Prasetio Nugroho diduga menerima suap terkait upaya pemerintah membatalkan putusan pailit Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Sementara itu, Edi Wibowo diduga menerima suap terkait proses kasasi di Yayasan Rumah Sakit (SKM) Sandi Karsa Makassar.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Jadwal Imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2023, daerah Jakarta dan sekitarnya

2 Januari 2023 - 11:03 WIB

Perayaan Tahun Baru 2023 Berlangsung Meriah di Seluruh Dunia Usai Pandemi Covid Selama 2 Tahun : Media Baca News

2 Januari 2023 - 08:55 WIB

Sidang Lanjutan, Kubu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf Hadirkan Saksi Meringankan : Media Baca Nasional

2 Januari 2023 - 06:45 WIB

Kisah Kocak Kencan Pertama Francesco Bagnaia Bersama sang Kekasih: Menabrak Tiang! : Media Baca Sports

2 Januari 2023 - 04:35 WIB

Hasil Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris 2022-2023: The Lilywhites Dipermalukan The Villans 0-2 : Media Baca Bola

2 Januari 2023 - 01:25 WIB

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

1 Januari 2023 - 23:18 WIB

Trending di Terkini