Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 18 Des 2022 23:00 WIB ·

Dividen BUMN 2023 Ditarget Rp49 Triliun, Erick Thohir: Kita Maksimal : Media Baca Economy


 Dividen BUMN 2023 Ditarget Rp49 Triliun, Erick Thohir: Kita Maksimal : Media Baca Economy Perbesar

Jakarta – Divisi LEDAKAN Direncanakan meningkat menjadi Rp 49,1 triliun pada 2023. Target tersebut ditetapkan pada tahun 2022 melalui Keputusan Presiden (Perpress) No. 130 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023.

Dari pengaturan tersebut, pendapatan dari kekayaan negara dibagi (KND) atau bagian terbesar BUMN adalah Himpunan Bank Negara (Himbara). Di sana, Bank BUMN siap menginvestasikan Rp 24,85 triliun penyaluran tahun depan.

Lantas, bagaimana reaksi BUMN terkait niat para pemilik perusahaan negara tersebut?

Baca juga: Tips Crack Seleksi BUMN, Pelajari Disini

Jokowi satu tahun satu bulan sebelum terbitnya Keppres tersebut. 130 Pada November 2022, Komisi VI dan Pusat Keuangan DRC RI (BANGAR) mengindikasikan porsi Rp 49,1 triliun yang akan dibayarkan oleh badan usaha milik negara pada 2023.

Menurut Menteri BUMN Eric Tohir, alokasi tersebut jauh lebih banyak dari yang diminta Kementerian Keuangan (Kemenku) sebelumnya, yakni Rp 4,8 triliun. Bahkan, lebih tinggi dari jumlah yang ditetapkan BUMN sebesar 43,3 triliun dram.

Baca juga: Pada tahun 2021, 16 BUMN dikurangi, menyisakan 95 CJSC

“Kemarin dikasih 43,3 triliun, sekarang Kemenkeu minta 4,8 triliun, sekarang DPRK 49,1 triliun. , lebih atau kurang dari Rp. 47 triliun Sekitar Rp 48 triliun,” kata Eric, dikutip Minggu (18/12/2022).

Menurut dia, akan sukses besar jika perusahaan negara itu membayar laba 49,1 triliun dolar AS tahun depan.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

Di luar tujuan itu, Eric mencatat seringkali terjadi inkonsistensi nilai saham BUMN karena persetujuan dilakukan oleh masing-masing menteri yang terlibat. Hal inilah yang menyebabkan adanya perbedaan tarif pembagian yang diberikan oleh pemerintah.

“Dan sebagai informasi, kami masih berharap UU BUMN tetap diterapkan. Karena kalau kita bicara distribusi, kita bicara PMN, lalu laba bersih kita transfer ke sana, itu yang kita sepakati.” dia berkata.

Ketika mendapat DVD BUMN, lanjut Eric, harus dilakukan seperti yang dilakukan pemerintah kepada perusahaan. Ada tiga departemen yang memutuskan alokasi.

Jika ada bagian alokasi, kemudian departemen pemerintah yang mengatur dan memeriksa laba rugi, kemudian kementerian keuangan yang memutuskan berapa anggaran alokasi.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan