Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 5 Des 2022 16:30 WIB ·

Gubernur BI Prediksi Suku Bunga The Fed Capai Puncak 5% pada Kuartal I-2023 : Media Baca Economy


 Gubernur BI Prediksi Suku Bunga The Fed Capai Puncak 5% pada Kuartal I-2023 : Media Baca Economy Perbesar

JakartaManajer Bank Indonesia Perry Vargio memperkirakan suku bunga Bank of America akan naik menjadi 5% pada kuartal pertama 2023, namun dengan risiko yang tinggi, suku bunga Fed bisa mencapai 5,25% hingga 6%.

“Kenaikan suku bunga Fed akan berlanjut hingga 2023. Suku bunga Fed akan dipangkas menjadi 4,75% pada akhir tahun 2023 untuk basis 5% lebih tinggi,” kata Perry dalam pernyataan daring tentang prospek ekonomi Indonesia. Pemantauan akan dilakukan di Jakarta pada Senin (5/12/2022).

Dolar AS diperkirakan akan terus menguat pada tahun 2023 karena The Fed menaikkan suku bunga, yang akan menekan nilai mata uang di seluruh dunia, termasuk rupiah.

“Indeks dolar pernah mencapai 114 terhadap mata uang, yang telah menguat sekitar 25% (tahunan). Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah dolar mulai melemah sekitar 106 dolar,” katanya.

Ke depan, kekuatan dolar AS akan bergantung pada inflasi, kenaikan suku bunga Fed, dan apakah Fed menyesuaikan kenaikan suku bunga untuk mengurangi risiko.

Menurut Perry, nilai tukar rupiah akan terus tumbuh sebesar 4,7% hingga 5,3% pada tahun 2023, ditopang oleh perekonomian negara.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

Pada tahun 2022, Bank Indonesia melakukan berbagai upaya untuk menjaga nilai tukar rupiah dengan menjaga inflasi mata uang asing yang menyebabkan rupiah terdepresiasi hanya sebesar 9 persen.

“Ini kurang dari 20% dari kekuatan rata-rata dolar AS. Ini adalah hasil dari perubahan moneter dan fiskal untuk mengendalikan inflasi dari harga pangan dan jatuhnya mata uang internasional,” katanya.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan