Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 6 Des 2022 13:05 WIB ·

Ibu-Ibu! Harga Tomat hingga Bawang Merah Naik Jelang Nataru 2023, Berikut Rinciannya : Media Baca Economy


 Ibu-Ibu! Harga Tomat hingga Bawang Merah Naik Jelang Nataru 2023, Berikut Rinciannya : Media Baca Economy Perbesar

Tas – Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), banyak harga kebutuhan pokok di pasar tradisional naik. Namun, penjualan ke konsumen tetap stabil.

Menurut pantauan portal MNC di Pasar Tambun, Selasa (12/6/2022), produk utama yang mengalami kenaikan adalah tomat, yang naik dari Rp 8.000 per kilogram (kg) menjadi 20.000 kilogram. Kemudian, irisan bawang putih naik dari 27.000 dram per kilogram menjadi 30.000 dram.

Kemudian Kilogram Rp 25.000 Rp 30.000 Kilogram Red Poppy Rp 30.000 Kilogram Rp 50.000 Kilogram Cabai rawit Hijau Rp 20.000 Rp 20.000 Kilogram Rp 40.000 Rp 40.000 Kilogram Rp 40.000 Kilogram Dari Rp 40.000 menjadi Rp 40.000

“Ada yang bangkit. Tomat paling susah, 2 minggu sudah lewat, Rp. 8.000 per kilogram, kini dijual dengan harga Rp. 20.000 dram per kilogram. Ini hanya peningkatan. Tidak sepelan cabe atau bawang merah. ,” katanya: Aida, seorang salesman consumer goods dari MNC Portal Indonesia, ditemui di stannya.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

“Bawang putih keluar hari ini. Kemarin satu kilogram harganya 27.000 dolar,” lanjutnya.

Selain produk tersebut, sayuran seperti kentang dan kol juga hilang, kata Ida.

Saat ini harga kentang 14.000 dram per kg, dan 10.000 dram per kg. Sedangkan satu kilogram kentang menjadi 14.000 dram dari 3.000 dram.

Perempuan 48 tahun ini, meski harganya masih mahal, namun pelayanan pelanggannya tetap stabil.

Artinya tidak ada penurunan atau peningkatan. Menurutnya, peningkatan aktivitas nasabah dimulai sejak H-3 Natal dan H-1 Tahun Baru.

“Normal, tidak ada kenaikan atau penurunan. Belakangan, karena semakin dekat dengan Natal, Natal D-3 atau D-1 tampaknya membeli lebih banyak. Sekarang Anda tidak dapat melihatnya karena ini bukan Natal. Natal,” katanya.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan