Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 19 Des 2022 21:30 WIB ·

Indonesia Hemat Rp9,48 Triliun dari Konversi Kendaraan BBM ke Listrik : Media Baca Economy


 Indonesia Hemat Rp9,48 Triliun dari Konversi Kendaraan BBM ke Listrik : Media Baca Economy Perbesar

Jakarta – Pemerintah menargetkan Rp 9,48 triliun per tahun untuk menghemat subsidi minyak perlite.

Upaya ini telah mengurangi konsumsi minyak sebesar 13,4 juta barel per tahun.

Menurut Menteri Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, pengurangan penggunaan bahan bakar dan menjaga kenyamanan Perlite hanya bisa dilakukan dengan mengubah mesin berbasis bahan bakar menjadi elektrik.

Dia mengatakan Kementerian Energi dan Mineral berencana untuk beralih mesin dari bahan bakar fosil ke 6 juta kendaraan listrik pada tahun 2030.

Baca juga:Amankan pasokan bahan bakar hingga 21 hari sebelum Nataru 2023

“Kementerian ESDM telah menurunkan konsumsi minyak menjadi 13,4 juta barel pada tahun 2030 dengan mengkonversi 6 juta barel minyak menjadi motor listrik,” kata Arifin, Senin (19/12/2022). )

Beralih ke kendaraan listrik akan mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 4,0 juta ton. Sedangkan konsumsi listriknya bisa mencapai 2,6 terawatts (TWh) per tahun.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

Secara umum, perubahannya adalah 84 triliun.

“Menciptakan multiplier effect terhadap perekonomian sekitar 84 triliun dram,” ujarnya.

Dalam dokumen National Energy Policy and Net Zero Emission Strategy, target kendaraan listrik adalah kendaraan listrik roda empat dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada tahun 2030.

Tujuan tersebut ditegaskan melalui Keputusan Presiden (PR) No. 55 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Baterai Angkutan Jalan (KBLBB) Tahun 2020.

Ada juga Instruksi Presiden (Inpress) No. 7 Tahun 2022 terkait penggunaan baterai kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas dan/atau kendaraan dinas pribadi untuk instansi pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian.

“Program KBLBB ini kami kembangkan sebagai bagian dari transmisi kelistrikan untuk mewujudkan penggunaan energi yang bersih dan efisien, menurunkan harga BBM impor, menghemat devisa negara, dan menghemat subsidi BBM,” katanya.

Artikel musim panas

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan