Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Olahraga · 3 Des 2022 23:05 WIB ·

Kalah Daya Saing di MotoGP 2022, Fabio Quattararo: Saya Berjuang Sendiri! : Olahraga Mediabaca


 Kalah Daya Saing di MotoGP 2022, Fabio Quattararo: Saya Berjuang Sendiri!  : Olahraga Mediabaca Perbesar

Pelari Fabio Quartararo dari Yamaha Monster Energy gagal mempertahankan gelar juara setelah kalah dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) di MotoGP 2022. Meski memiliki empat pembalap untuk musim 2022, Yamaha merasa berjuang sendirian.

El Diablo -julukan Fabio Quatararo- berada di urutan kedua klasemen akhir MotoGP 2022, mengungguli Francesco Bagna dengan selisih 17 poin.

Fabio Quatararo

Quattararo berhasil memimpin klasemen hingga pertengahan musim 2022, namun penampilannya benar-benar gagal dan gagal menjadi juara.

Baru-baru ini, Quattararo mengaku merasa berjuang sendirian di MotoGP 2022. Menurutnya, pebalap Yamaha lainnya tak bisa mengimbanginya dalam perebutan gelar juara MotoGP 2022.

“Saya merasa kesepian melawan dunia. Ada empat Yamaha di trek, tapi tim satelit dan rekan setim saya mengalami banyak masalah. Sulit untuk menemukan batasnya,” ujar Quattararo dikutip Paddock GP, Sabtu (3/12/2022).

“Tahun ini (2022) saya membalap lebih baik dari tahun lalu tetapi ada masa-masa sulit. Saya menemukan bahwa saya mengendarai sepeda dengan kurang antusias dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Anda menyadarinya ketika Anda tidak menyukainya. Saya telah melakukan banyak lari yang tidak saya sukai,” lanjut Franco Morbidelli.

Fabio Quatararo

Quatararo pun menyebut kehilangan ‘tahta’ di pertengahan musim akan sangat mengecewakan tepat di MotoGP Misano 2022. Namun, sulit bagi El Diablo untuk mendapatkan julukan Peco-Bagnaya – pada 2010 Ras itu.

“Tahun lalu saya finis kedua, tiga detik di belakang Peko. Tahun ini saya menyelesaikan lima detik lebih dari seperlima. Sangat mengecewakan karena saya memberikan 100 persen dan pada saat itu saya menyadari bahwa kami telah melangkah terlalu jauh.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

1 Februari 2023 - 20:30 WIB

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

31 Januari 2023 - 11:31 WIB

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

30 Januari 2023 - 03:55 WIB

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

28 Januari 2023 - 20:55 WIB

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

27 Januari 2023 - 11:50 WIB

Tiga Tim di Grup C Rebutan Dua Tiket ke Putaran Kedua Liga 3 Zona Sulsel

26 Januari 2023 - 05:03 WIB

Trending di Olahraga