Home / Keuangan

Kamis, 1 Desember 2022 - 19:57 WIB

Kementerian Perhubungan meninjau pengaturan terminal, pelabuhan dan kapal untuk keselamatan penumpang menjelang Natal: Ekonomi Okzon

Jakarta – Seluruh jajaran Kementerian Perhubungan diminta meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait kesiapan terminal penumpang, keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran handling/boarding. Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Ditjen Perhubungan dan Angkutan sudah saya arahkan untuk berkolaborasi dengan stakeholder antara lain Gugus Tugas Covid-19, Pemda, TNI/Polri, Operator Terminal, Operator Kapal, Bea Cukai, Karantina, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan instansi terkait. Untuk Natal 2022 dan Tahun Baru 2023,” kata Arif Toha, Dirjen Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, dari Antara, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Stok Beras Nataru Cukup, Ketua Bapanas: Masyarakat Jangan Khawatir

Arif mengarahkan Ditjen Perhubungan untuk mengkomunikasikan kepada seluruh instansi dan pengguna angkutan laut terkait pedoman, kebijakan dan perubahan terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Dear Traveller, PT KAI Divre I Sumut Tawarkan 95.688 Tiket Liburan Natal dan Tahun Baru

Menurutnya, perlu adanya kesadaran agar masyarakat bingung apa yang harus dilakukan dan persiapan menggunakan transportasi laut.

Ia juga meminta Ditjen Perhubungan memasang spanduk dan spanduk terkait kebijakan angkutan laut untuk Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Baca juga: Peduli pejuang kanker, donasi rambut sedang berlangsung bersama Lifebuoy dan MNC Peduli!

Arif telah mengarahkan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut untuk menyiapkan kapal-kapal perintis dan menyiagakan di daerah-daerah yang kemungkinan ada penimbunan penumpang.

“Kepada Direktur Navigasi dan Direktur Departemen Marine and Coast Guard untuk mempersiapkan dan memberitahukan kapal-kapal pemerintah dalam mendukung Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2022 dan 2023,” ujarnya.

Ditjen Perhubungan telah membentuk Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 mulai 18 Desember 2022 sampai dengan 8 Januari 2023.

“Posko tersebut mencakup tiga fungsi yakni fungsi pencegahan, fungsi penanganan dan fungsi pelaporan,” ujarnya.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Keuangan

Sri Mulyani Sebut Korupsi Hambat Negara untuk Maju : Media Baca Economy

Keuangan

Jadwal Lengkap 11 Aksi Korporasi Hari Ini, dari BBTN hingga IPCM : Media Baca Economy

Keuangan

Mendag Sebut Harga Telur hingga Daging Stabil Jelang Nataru, Ini Rinciannya : Media Baca Economy

Keuangan

Tak Hanya Mobil dan Motor Listrik, Kendaraan Jenis Ini Juga Bakal Dapat Insentif : Media Baca Economy

Keuangan

Sri Mulyani berkomitmen target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen pada 2023: Okzon Economy

Keuangan

PPKM Jadi Dicabut? Menko Airlangga: Nanti Diumumkan Presiden : Media Baca Economy

Keuangan

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

Keuangan

Jokowi Bakal Hapus 40 Gerbang Tol, Masuk Langsung Sat Set Tanpa Tempel Kartu : Media Baca Economy