Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Terkini · 18 Des 2022 13:09 WIB ·

Ketika Mesir ‘Ketagihan’ dengan Utang, Begini Nasib Rakyatnya : Media Baca Economy


 Ketika Mesir ‘Ketagihan’ dengan Utang, Begini Nasib Rakyatnya : Media Baca Economy Perbesar

Jakarta – Dana Moneter Internasional (IMF) segera menyediakan $3 miliar atau Rp 46 triliun. Mesir. Pinjaman tersebut merupakan bailout keempat dalam enam tahun di tengah kemerosotan ekonomi Mesir.

Menurut para ahli, kejahatan itu dilakukan agar Mesir bisa bertahan. Namun tanpa reformasi yang tepat, Mesir tidak akan lolos dari krisis keuangan jangka panjang dan akan tetap terlilit hutang.

Baca juga: Para arkeolog telah menemukan 3 cincin emas yang dihiasi dewi kesenangan dari mitologi Mesir kuno

Pound Mesir telah terdepresiasi sebesar 14,5% terhadap dolar AS dalam beberapa bulan terakhir. Kemudian harga sayur mayur, produk susu bahkan roti naik.

Beberapa keluarga di Mesir membatasi makanan mereka karena penurunan daya beli. Sementara yang lain kesulitan menemukan produk impor di toko lokal. Demikian dilansir CNN Business, Minggu (18/12/2022).

Baca juga: Indonesia adalah juara 10 negara paling Muslim di dunia.

Apa yang terjadi di Mesir bahkan lebih mengerikan. Karena perang di Ukraina telah menempatkan Timur Tengah dalam krisis.

Dengan sejarah ketegangan politik yang panjang dan pertumbuhan populasi sebesar 104 juta, negara ini mengalami masalah ekonomi.

“Roti, Kebebasan, dan Keadilan Sosial” adalah salah satu lagu terpopuler tahun ini selama Musim Semi Arab 2011, saat jutaan pengunjuk rasa Mesir menggulingkan mantan presiden Hosni Mubarak.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

Faktanya, miliaran dolar telah mengalir ke ekonomi Mesir dari Abu Dhabi dan Riyadh dalam beberapa tahun terakhir. UEA dan Arab Saudi telah memperoleh keuntungan besar di belakang harga minyak yang tinggi tahun ini.

Mereka menggunakan sebagian dari uang itu untuk meningkatkan ekonomi sekutu mereka di Timur Tengah.

Selain itu, Perusahaan Induk Pengembangan Abu Dhabi (ADQ), salah satu dana kekayaan emirat, telah mengumumkan beberapa investasi di perusahaan milik negara Mesir.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Jadwal Imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2023, daerah Jakarta dan sekitarnya

2 Januari 2023 - 11:03 WIB

Perayaan Tahun Baru 2023 Berlangsung Meriah di Seluruh Dunia Usai Pandemi Covid Selama 2 Tahun : Media Baca News

2 Januari 2023 - 08:55 WIB

Sidang Lanjutan, Kubu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf Hadirkan Saksi Meringankan : Media Baca Nasional

2 Januari 2023 - 06:45 WIB

Kisah Kocak Kencan Pertama Francesco Bagnaia Bersama sang Kekasih: Menabrak Tiang! : Media Baca Sports

2 Januari 2023 - 04:35 WIB

Hasil Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris 2022-2023: The Lilywhites Dipermalukan The Villans 0-2 : Media Baca Bola

2 Januari 2023 - 01:25 WIB

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

1 Januari 2023 - 23:18 WIB

Trending di Terkini