Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Terkini · 19 Des 2022 17:00 WIB ·

Kriminolog: Hasil Psikologi Forensik Putri Candrawathi Tak Cukup Jadi Bukti : Media Baca Nasional


 Kriminolog: Hasil Psikologi Forensik Putri Candrawathi Tak Cukup Jadi Bukti : Media Baca Nasional Perbesar

Jakarta – Menurut Mohamed Mustofa, kriminolog Universitas Indonesia, hasil pemeriksaan kejiwaan forensik Putri Kadravati tidak bisa dijadikan bukti kuat atas kasus kekerasan seksual.

Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan satu alat bukti untuk mengungkap kejahatan tersebut. Hal itu terungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN) pada Senin (19/12/2022), Briptu J.




Baca juga: Sambil menangis, Ibu Candravati menyebut dirinya korban pelecehan seksual.

Sebelumnya, kuasa hukum Putri Khadravati, Rasamala Aritonang, menanyakan kepada saksi apakah ada bukti lain dalam kasus pelecehan seksual yang akan digunakan sebagai bukti setelah kematian saksi, serta pemeriksaan psikologis.

Motofam mengatakan, meski hasil pemeriksaan forensik bisa dijadikan bukti, namun harus didukung alat bukti lain.

“Setelah otopsi, kami memiliki bukti lain, misalnya masyarakat desa yang menemukan korban dalam kondisi buruk setelah kejadian, kondisi daerah setelah kejadian menunjukkan bahwa tempat kejadian adalah kasur yang kasar, tempat yang berantakan. . . , sebagai barang bukti dan setelah pemeriksaan kejiwaan dan kejiwaan korban.

“Bisa saja, tapi beberapa bukti harus ditegakkan karena pemerkosaan seringkali merupakan kasus yang paling sulit,” jelasnya.

Baca juga:Pembunuhan Briptu J, pakar kriminalitas Ferdi Sambo dan Putri Candravati beralih ke inteligensia.

Baca juga: Ingin menunda tiket penerbangan Anda di Peggy Peggy? Inilah caranya.

Rasamala juga menanyakan kepada saksi bukti apa yang harus dihadirkan untuk memperkuat dugaan adanya kekerasan seksual.

“Pertama, ahli mengatakan bahwa ini perlu didukung oleh bukti selain pedoman ini. Namun kenyataannya setelah kejadian tersebut, kedua anggota keluarga dan sopir yang melihat keadaan tersebut sedang tidur di depan kamar mandi setelah mengalami luka. kondisi, kondisi kamar berantakan, dll, katanya.

“Kalau kita lihat keadaan Ferdy Sambo, dia bisa meminta pemeriksaan forensik untuk melihat apakah ada penanda DNA yang bisa mengidentifikasi keadaannya dengan jelas. Jika ini tidak dilakukan, akan sulit untuk mendapatkan lebih banyak bukti. “Jika ada, orang sekarang menerbitkan bukti ilmiah,” katanya.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Jadwal Imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2023, daerah Jakarta dan sekitarnya

2 Januari 2023 - 11:03 WIB

Perayaan Tahun Baru 2023 Berlangsung Meriah di Seluruh Dunia Usai Pandemi Covid Selama 2 Tahun : Media Baca News

2 Januari 2023 - 08:55 WIB

Sidang Lanjutan, Kubu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf Hadirkan Saksi Meringankan : Media Baca Nasional

2 Januari 2023 - 06:45 WIB

Kisah Kocak Kencan Pertama Francesco Bagnaia Bersama sang Kekasih: Menabrak Tiang! : Media Baca Sports

2 Januari 2023 - 04:35 WIB

Hasil Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris 2022-2023: The Lilywhites Dipermalukan The Villans 0-2 : Media Baca Bola

2 Januari 2023 - 01:25 WIB

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

1 Januari 2023 - 23:18 WIB

Trending di Terkini