Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 3 Des 2022 14:20 WIB ·

KSP yakin RI bisa kendalikan inflasi pangan, bagaimana caranya? Ekonomi Okzon


 KSP yakin RI bisa kendalikan inflasi pangan, bagaimana caranya?  Ekonomi Okzon Perbesar

Jakarta – Di bidang ekonomi, Deputi III Presiden Direktur Edi Priono menyampaikan upaya pemerintah untuk mengendalikan level tersebut. Inflasi Ini telah mencapai hasil yang baik dalam krisis ekonomi global.

Secara khusus, ED menyampaikan bahwa laju inflasi pangan Indonesia akan terus dipantau sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Yang patut diacungi jempol adalah penurunan inflasi pangan tahunan yang stabil dari puncak 11,47% bulan lalu menjadi 5,70% pada Juli 2022. Hal ini menunjukkan bahwa harga pangan secara keseluruhan relatif terkendali pasca kebijakan penyesuaian harga. Buruh pada September 2022,” ujar Eddy dalam keterangannya, Sabtu (3/12/2022).

Di tahun Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 Desember, inflasi pangan Indonesia saat ini berada di angka 5,70%. Angka ini serendah India 7,01%, Singapura 7,1%, Filipina 9,4%, Thailand 9,6%, Brasil 11,2%, dan Afrika Selatan 12,0%.

Artinya, di tengah fluktuasi harga pangan dunia, Indonesia dapat mengendalikan inflasi di sektor pangan, kata Eddy.

Baca juga: Peduli pejuang kanker, donasi rambut sedang berlangsung bersama Lifebuoy dan MNC Peduli!

Eddy menjelaskan, penurunan inflasi pangan tidak terlepas dari berbagai kebijakan strategis pemerintah seperti pelaksanaan operasi pasar, pelaksanaan program stabilisasi pasokan dan harga serta penggunaan dana darurat untuk pengendalian inflasi dan belanja wajib. 2% DTU untuk mengurangi dampak.

Berkoordinasi dengan pemerintah daerah, program Pengendalian Inflasi Harga Pangan Nasional (GNPIP) dikembangkan untuk mempercepat stabilisasi harga pangan di daerah dan mendorong mobilisasi dan memfasilitasi pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit. .

Meskipun inflasi bahan makanan terus menurun, banyak bahan makanan seperti beras dan telur ayam masih mengalami kenaikan harga, kata Eddy. Oleh karena itu, pemerintah tidak akan lalai dalam menjaga stabilitas harga.

“Meskipun inflasi relatif terkendali, pemerintah tetap memantau harga pangan strategis untuk memastikan inflasi, terutama pasokan pangan, dengan mendukung keseimbangan antara stabilitas harga konsumen dan insentif yang memadai bagi produsen,” jelasnya.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan