Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Terkini · 30 Nov 2022 20:10 WIB ·

Mantan Wali Kota Simahi Dituduh Memberi dan Menerima Suap 500 Juta Birr : Mediabaca News


 Mantan Wali Kota Simahi Dituduh Memberi dan Menerima Suap 500 Juta Birr : Mediabaca News Perbesar

Bandung – Ajay Priatna, mantan walikota Simahi, dituduh melakukan suap. Ajay juga dituduh menerima hadiah dari bawahannya saat menjabat sebagai walikota Simahi.

Gugatan terhadap Ajay Priatna dihadirkan jaksa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (30/11/2022).




Dalam persidangan, Jaksa KPK Agung Hadi Wibowo membeberkan kronologis suap Ajay. Menurut Agung, Ajay mendapat informasi pada Oktober 2020 ada kegiatan penyidikan yang dilakukan KPK terkait dugaan korupsi di Kabupaten Bangang Barat.

Baca juga:Eks Wali Kota Simahi akan diadili atas tuduhan suap terhadap penyidik ​​KPK

Mendapat informasi tersebut, Ajay meminta agar KPK tidak melakukan penyelidikan di kota Simahi. Ajay kemudian menginstruksikan seorang pria bernama Syaeful Bahri untuk memperkenalkan Stephanus kepada seorang detektif KPK bernama Robin Patuju. Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu di Hotel Diki Jakarta.

Dalam pertemuan di hotel tersebut, Ajay membawa uang senilai 102 juta birr yang disimpannya di dalam tas. Ketika Ajay bertemu dengannya, inspektur KPK menunjukkan kartu identitasnya untuk meyakinkan Ajay bahwa dia adalah inspektur KPK.

“Stephanes menunjukkan kepada terdakwa KTP pegawai KPK untuk meyakinkan Robin Patuju bahwa dia memang detektif KPK,” kata jaksa.

Baca juga:KPK mengontrol distribusi bantuan gempa Sianjur karena rawan korupsi

Baca juga: Peduli pejuang kanker, donasi rambut sedang berlangsung di Lifebuoy x MNC Peduli!

Dalam pertemuan tersebut, Ajay menanyakan tentang kegiatan penyidikan KPK di wilayah Bandung Raya, khususnya yang berhubungan dengan Stepanus. Setelah mengkonfirmasi permintaan Ajay, Stephanus mengatakan bahwa Ajay akan membantunya selama diberikan 1,5 miliar birr.

Mendengar permintaan Stepanus, Ajay mengaku hanya bisa menawarkan Rp 500 juta. Uang yang dijanjikan Ajay itu ditransfer ke Stephanus dalam tiga tahap sejak 14 Oktober hingga 24 Oktober 2020.

“Pertama, terdakwa menyerahkan uang senilai 100 juta birr. Kedua, terdakwa menyerahkan uang yang berisi lebih dari 387 juta birr dalam bentuk rupiah dan dolar Singapura. Ketiga, terdakwa menyerahkan uang senilai 20 juta birr. Totalnya 507.390.000 birr diberikan oleh tergugat”. kata yang agung.

“Stephanus Robin Pattuju untuk secara langsung dan tidak langsung menempuh jalur hukum terkait penyidikan KPK terhadap dugaan korupsi di wilayah Bandung Raya,” lanjutnya.

Selain menuding penyidik ​​KPK melakukan suap, Agung mengatakan Ajay sempat menerima total Rp 250 juta dari beberapa pejabat Organisasi Utilitas Daerah (ROU) dan pejabat kecamatan di kota Simahi.

Sebanyak 23 nama OHDP dan bupati tercatat telah memberikan uang kepada Ajay dan Ajay menggunakannya sebagai suap kepada penyidik ​​KPK Stephens Robin Patuju.

“Terdakwa tidak pernah melaporkan kuitansi Rp 250 juta itu ke KPK,” kata Agung.

Ajay ditangkap atas tindakannya pada tahun 2010. Korupsi Jo Pasal 64 Pasal (1) Hukum Pidana.

Pasal 12B kemudian diubah juncto UU RI No. 31 Tahun 1999, Pasal 18 UU RI No. 20 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU No. 31 Tahun 1999, Jo. Pasal 65 KUHP (1).

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Jadwal Imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2023, daerah Jakarta dan sekitarnya

2 Januari 2023 - 11:03 WIB

Perayaan Tahun Baru 2023 Berlangsung Meriah di Seluruh Dunia Usai Pandemi Covid Selama 2 Tahun : Media Baca News

2 Januari 2023 - 08:55 WIB

Sidang Lanjutan, Kubu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf Hadirkan Saksi Meringankan : Media Baca Nasional

2 Januari 2023 - 06:45 WIB

Kisah Kocak Kencan Pertama Francesco Bagnaia Bersama sang Kekasih: Menabrak Tiang! : Media Baca Sports

2 Januari 2023 - 04:35 WIB

Hasil Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris 2022-2023: The Lilywhites Dipermalukan The Villans 0-2 : Media Baca Bola

2 Januari 2023 - 01:25 WIB

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

1 Januari 2023 - 23:18 WIB

Trending di Terkini