Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Terkini · 5 Des 2022 02:55 WIB ·

Mediabaca News – Media Baca


 Mediabaca News – Media Baca Perbesar

LUMAJANG – Awan panas Gunung Sumeru mengubur dua jembatan di dekat Provinsi Lumajang. Satu jembatan dilaporkan tertimbun lumpur di Dusun Kajar Kuning, Desa Sambarwuluh, Kecamatan Kandipuro dan satu lagi di Jembatan Darurat Gladak Perak.

Selain itu, dikabarkan banyak rumah warga Dusun Kurah Kobokan dan Dusun Kajar Kuning Desa Sambarvoluh yang tertimbun abu Gunung Semeru.



Menurut Bupati Lumajang Torikul Hak, Dusun Kajar Kuning merupakan salah satu daerah yang paling terdampak erupsi Gunung Sumer (4/12/2022). Ia melihat dampak abu vulkanik pada rumah dan jembatan yang kerap dilintasi warga di Air Terjun Kobokan dari Pronogio.

“Oleh karena itu, akses ke Pronogio melalui Air Terjun Kobokan sekarang tidak mungkin. Kami sedang berkoordinasi untuk menggunakan jembatan gantung Gladak Perak sebagai jalur alternatif atau penyesuaian jam kerja, kata Torikul Hak.

Kak Torik, atas namanya, Kjaar Kuning menjelaskan bahwa Dusun saat ini merupakan wilayah yang paling terdampak APG. Desa ini juga masuk dalam peta bahaya yaitu zona merah Gunung Sumeru.

“Saat ini, kota Kajar Kunig yang dihancurkan oleh ledakan Samuri adalah area yang sebelumnya kami putuskan sebagai zona merah, dan tidak ada perumahan. Tahun lalu meledak dan sekarang banyak ruang. Yang paling rusak menurut APG.

Sejauh ini, ribuan warga yang mengungsi di beberapa tempat di Kabupaten Lumajang sudah mulai pulang sejak Minggu sore. Ada yang sudah pulang.

Sebelumnya diberitakan Gunung Sumeru yang dikenal dengan awan panasnya meningkat aktivitasnya. Minggu (4/12/2022) Awan hangat bergerak ke arah barat daya dengan radius 13 km dan 7 km.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dari Level 3 atau Awas menjadi Level 4 atau Awas pada Minggu (12/4) pukul 12.00 WIB.

Tingkat erupsi memiliki empat tingkatan, terendah normal (tingkat 1), peringatan (tingkat 2), siaga (tingkat 3) dan peringatan (tingkat 4).

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut di Lifebuoy x MNC Peduli.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas apapun di bagian tenggara Suk Kobokan, yang berjarak 13 kilometer dari gunung berapi atau pusat erupsi.

Selain kawasan tersebut, masyarakat diharapkan tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari bantaran sungai atau bantaran Kali Cobocan karena meluasnya awan panas dan lahar yang mengalir di kejauhan. 17 km dari puncak.

Aktivitas di Gunung Semeru melambat hingga Minggu malam. Kalaupun kondisinya masih stadium IV atau aktif. Penilaian sementara tidak melaporkan kerusakan dan cedera yang disebabkan oleh Gunung Sumeru setelah tanah longsor dahsyat pada 4 Desember 2021.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Jadwal Imsak dan waktu sholat bulan ini Januari 2023, daerah Jakarta dan sekitarnya

2 Januari 2023 - 11:03 WIB

Perayaan Tahun Baru 2023 Berlangsung Meriah di Seluruh Dunia Usai Pandemi Covid Selama 2 Tahun : Media Baca News

2 Januari 2023 - 08:55 WIB

Sidang Lanjutan, Kubu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf Hadirkan Saksi Meringankan : Media Baca Nasional

2 Januari 2023 - 06:45 WIB

Kisah Kocak Kencan Pertama Francesco Bagnaia Bersama sang Kekasih: Menabrak Tiang! : Media Baca Sports

2 Januari 2023 - 04:35 WIB

Hasil Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris 2022-2023: The Lilywhites Dipermalukan The Villans 0-2 : Media Baca Bola

2 Januari 2023 - 01:25 WIB

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

1 Januari 2023 - 23:18 WIB

Trending di Terkini