Home / Terkini

Rabu, 21 Desember 2022 - 09:50 WIB

Motif Pembongkaran Pagar Stadion Kanjuruhan, Tersangka Ingin Dapat Uang Miliaran : Media Baca News

kepada orang miskin – Pelaku pembobol pagar Stadion Kanjuruhan Malang mengaku hanya kebutuhan ekonomi untuk meraup untung miliaran rupiah. Aksi tersebut juga memprotes informasi yang beredar sebagai upaya untuk menghalangi penyidikan tragedi Kanjuruhan atau menghalangi proses peradilan.

“Ini untung-untungan, enggak ada orang lain yang menyuruh saya,” ujar Fernando Hasim, salah satu tersangka perusak pagar Stadion Kanjuruhan saat dibebaskan dari Polres Malang, Selasa (20/12). /2022).




Menurut dia, awalnya dia tidak mengecek surat perintah kerja (SPK) yang dikeluarkan orang lain terhadap Surya Hadi. Ia dengan mudah menerima uang dari Surya Hadi yang disebut-sebut sebagai salah satu rekan pribadinya, membeli 750 juta dram dan membayar uang muka sebesar 350 juta dram.

Tersangka melakukan tindak pidana tersebut dengan bekerja sebagai kontraktor, jual beli besi tua. Selain itu, jumlah besi tua yang ditemukan di pagar Stadion Kanjuruhan mencapai 6 miliar birr. Jumlah ini sebesar Rp. Pengeluaran 4,25 miliar rubel akan dikurangi, bagian depan.

“Ya saya percaya (saya tidak akan memeriksa SPK Suria Hadi),” kata Hasim yang menjabat sebagai kepala teknologi CV Aneka Jaya yang mengemban tugas membongkar pagar stadion.

Baru saja Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora) Kota Malang mencoba mendobrak pagar, ternyata nama Suria Hadi yang sempat mereka hubungi sebelumnya hilang. Namun, Surya Hadi mengaku sebagai orang kepercayaan dari manajemen PT Anugerah Citra Abadi.

“Saya mohon maaf kepada Gubernur Malang atas tindakan saya yang merusak stadion Kanjuruhan di sini dan kedua, atas nama PT ACA dan komisaris PT ACA, saya meminta maaf kepada institusi yang saya lawan. Saya akan mengikuti apa yang dikatakan polisi. Itu dilakukan,” jelasnya.

Baca juga: Children’s Life Adventure Park menawarkan kesenangan tanpa batas, literasi digital, dan pendidikan

Sebagai informasi, pagar Stadion Kanjuruhan Malang dirusak banyak orang sejak 28 November 2022. Meski proses hukum Kanjuruhan yang brutal masih jauh dari selesai.

Direktur Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora) Kabupaten Malang stadion itu pun mengimbau polisi. Polisi sendiri memeriksa beberapa pihak, antara lain pekerja diaspora, lima pekerja proyek, dan tiga kontraktor yang diduga memerintahkan pembongkaran pagar stadion.

Polisi akhirnya menetapkan dua tersangka sebagai Fernando Hasim Ashari (19), warga Jodipan, Malang, Kecamatan Blimbing, CV Aneka Jaya Technik, dan Udi Santoso, tukang (46), warga Desa Panggungrejo. Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Terkini

Spesifikasi Mercedes-Benz EQE, Varian Premium Termurah Bertampang Elegan : Media Baca Otomotif

Terkini

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sukabumi, Getarannya Dirasakan di Jakarta hingga Tangsel : Media Baca Nasional

Terkini

25 Juta Chat WhatsApp Dikirim Ketika Final Piala Dunia 2022 Qatar : Media Baca techno

Terkini

Awal Tahun 2023, Waspada Gelombang Sangat Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia : Media Baca Nasional

Terkini

Penyebab Tewasnya Prada Indra Terungkap, Organ Limpa Rusak Akibat Benda Tumpul : Media Baca Nasional

Terkini

Pelatih Manchester United Erik Ten Hag Dituduh Berbohong soal Kondisi Harry Maguire, Ini Sebabnya : Media Baca Bola

Terkini

Masih Belum Dapat Klub, Cristiano Ronaldo Numpang Latihan di Real Madrid : Media Baca Bola

Terkini

Jan Ethes Jadi Jubir Presiden Lagi di Ngunduh Mantu Kaesang-Erina : Media Baca Celebrity