Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 20 Des 2022 23:25 WIB ·

Penerimaan Pajak Rp1.634 Trilliun, Sri Mulyani: Ini Modal Jaga APBN Semakin Sehat : Media Baca Economy


 Penerimaan Pajak Rp1.634 Trilliun, Sri Mulyani: Ini Modal Jaga APBN Semakin Sehat : Media Baca Economy Perbesar

Jakarta – Penerimaan pajak Per 14 Desember 2022 sudah mencapai Rp 1.634,36 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar 41,93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (IT/IT).

Pertumbuhan yang kuat ini disebabkan pemulihan ekonomi lokal, kenaikan harga properti dan harmonisasi reformasi hukum perpajakan (HPP).

Baca juga: Sri Mulyani mengantongi pajak kripto Rp 231,7 miliar

“Uang pajak ini akan menjadi modal kita untuk menjaga anggaran publik tetap sehat untuk melindungi perekonomian, melindungi rakyat dan mendukung pembangunan Indonesia,” kata Sri Mulyani seperti dikutip Antara. Bicara Anggaran Pemerintah Kita Desember 2022 publikasi online. “Jakarta. Selasa (20/12/2022).

Menyadari hal tersebut, penerimaan pajak mencapai 110,06 persen dari target Rp 1,485 triliun per 14 Desember 2022.

Baca juga: 4 langkah untuk membekukan rekening bank kandidat

Dia menjelaskan, realisasi pajak tersebut adalah pajak migas sebesar 900 triliun atau 120,2 persen dari target, serta pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). 629,8 triliun atau 98,6% dari target.

Setelah itu, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak lainnya mencapai Rp29,2 triliun atau 90,4 persen dari target, dan PPH migas mencapai Rp75,4 triliun atau 116,6 persen dari target.

Baca juga: Children’s Life Adventure Park menawarkan kesenangan tanpa batas, literasi digital, dan pendidikan

Meski naik signifikan, kenaikan pajak setiap tahunnya relatif rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, terutama sejak November 2022 yang naik kurang dari 50 persen (year-on-year), menurut Menkeu.

“Pertumbuhan ini tidak mungkin tetap tinggi, jadi kita harus membuat target pajak berimbang pada 2023,” katanya.

Berkat peningkatan penerimaan pajak yang signifikan, Sri Mulyani mampu meningkatkan penerimaan negara sebesar 36,9% (year-on-year) menjadi Rp2.479,9 triliun pada 14 Desember 2022, yang meliputi penerimaan pajak dan bukan pajak Rp1.927,4 triliun penerimaan negara (PNBP) Rp551,1 triliun.

Selain penerimaan pajak, juga diterima penerimaan bea cukai dan pajak yang kinerjanya mencapai 293,1 triliun miliar.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan