Home / Keuangan

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:05 WIB

Progres MRT Jakarta Kota, Dinding Penahan Tanah Stasiun Mulai Dikerjakan : Media Baca Economy

Jakarta – Stimulasi pertumbuhan MRT: Jakarta Kota memasuki peron Diaphragm Wall atau yang populer dengan sebutan D-wall singkatan dari dinding stasiun MRT Kota. Pembangunan tembok stasiun kota memakan waktu sekitar 173 hari.

Menurut Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial, ada 134 wall panel yang akan dibangun hingga kedalaman 30 meter.

“Satu panel berukuran panjang 6 kaki dan lebar 1,2 hingga 1,5 kaki,” kata Randy dalam keterangan tertulis, Kamis (15/12/2022).

Randy menjelaskan bahwa logam desainer sekarang memiliki masalahnya. Jika lokasi pembangunan dekat dengan pemukiman dan migrasi penduduk merupakan tantangan besar. Jarak antara penggalian dan bangunan di sekitarnya kurang dari dua meter.

“Ada sekitar 100 bangunan di kawasan proyek pembangunan stasiun kota. Oleh karena itu, tim konstruksi dan kontraktor PT MRT Jakarta (Perseroda) akan memandu masyarakat satu per satu kepada penghuni, pemilik, atau pengelola gedung,” ujarnya.

Selain konsultasi publik dan pendekatan teknis langsung, tim konstruksi Randy melakukan persiapan lokasi dan survei pra konstruksi di semua bangunan.

“Hal ini dilakukan agar proses pembangunan tidak berdampak negatif terhadap bangunan di sekitar proyek,” ujarnya.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

Setelah pembangunan Tembok D, ketika tanah digali untuk membangun lokasi, tim konstruksi mengembangkan metode untuk memfasilitasi pemantauan gerakan tanah menggunakan sistem optik di lokasi yang melibatkan penambahan pencahayaan dramatis ke area sekitarnya. bangunan. Area proyek:

Stasiun Kota merupakan salah satu stasiun MRT dengan desain terbaik di Jakarta dengan tema Gerbang Batavia. Memiliki panjang sekitar 412 meter, lebar 20,6 meter dan kedalaman 20,1 meter, stasiun ini memiliki tiga tingkat, dua tingkat balkon (ruangan) dan satu peron (peron).

“Menggabungkannya dengan Terminal Bus Transjakarta dan Terminal Beos akan lebih mudah diakses dan nyaman bagi pengguna angkutan umum,” ujarnya.

Randy menemukan banyak artefak dan artefak yang dipertanyakan selama konstruksi, seperti terowongan Batavia (terakota) tua dan jalur trem tua. Di sisi utara situs akan menjadi galeri seni yang menampilkan temuan arkeologi.

“Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya melestarikan sejarah Jakarta,” pungkasnya.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Keuangan

JK mengenang pertemuannya dengan Feri Murciedan: Tanpa dia, dia tidak sibuk: perekonomian Okzon.

Keuangan

Sri Mulyani Tetapkan Tarif Cukai Plastik, Bagaimana Penerapannya? : Media Baca Economy

Keuangan

Cek Penerima BLT Subsidi Gaji Lewat HP, 7 Hari Lagi BSU Rp600.000 Hangus! Buruan ke Kantor Pos : Media Baca Economy

Keuangan

Jadwal Lengkap 11 Aksi Korporasi Hari Ini, dari BBTN hingga IPCM : Media Baca Economy

Keuangan

BI Prediksi Inflasi Desember 0,44% : Media Baca Economy

Keuangan

Simak Profil 4 Anak Usaha BUMN yang IPO Tahun Depan : Media Baca Economy

Keuangan

Pengumuman! BLT UMKM Tak Akan Cair Lagi di 2023 : Media Baca Economy

Keuangan

BLT UMKM Cair, Pelaku Usaha Yuk Cek Lagi Syaratnya : Media Baca Economy