Home / Terkini

Rabu, 21 Desember 2022 - 15:15 WIB

Putuskan Bersalah, Gambia Tuntut Perusahaan Sirup Obat Batuk India Atas Kematian 70 Anak-Anak : Media Baca News

Gambia – Komite Parlemen Gambia Dia menyarankan mengajukan gugatan terhadap produsen Obat batuk ke: India Mereka ragu itu bisa terjadi. Kematian Setidaknya 70 anak di negara ini.

Panitia mengatakan bahwa Maiden Pharmaceuticals harus bertanggung jawab atas ekspor obat-obatan yang terkontaminasi.




Seperti yang Anda ketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan pada Oktober tahun lalu, menyarankan pihak berwenang untuk menghentikan penjualan sirup.

Baca juga: Kisah para ibu pencari keadilan pasca skandal sirup dingin yang menewaskan 70 anak di Gambia.

Tapi laboratorium pemerintah India mengatakan tes mereka pada serum “sesuai dengan deskripsi.” Pekan lalu, seorang pejabat India mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia “lebih suka” menyalahkan sirup atas kematian anak-anak.

Baca juga: Skandal sirup obat batuk, India menghentikan produksi setelah anak-anak meninggal di Gambia

Tetapi Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya mengikuti perintah dan “mendukung tindakan yang diambil”.

Setelah penyelidikan berminggu-minggu, komite parlemen Gambia merekomendasikan agar pihak berwenang mengambil tindakan drastis, termasuk melarang semua produk Farmasi Pembantu di negara tersebut dan mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan tersebut.

Baca juga: Children’s Life Adventure Park menawarkan kesenangan tanpa batas, literasi digital, dan pendidikan

“Komisi mengatakan yakin Maiden Pharmaceuticals bersalah dan bertanggung jawab atas penjualan obat-obatan yang terkontaminasi,” katanya dalam laporannya ke parlemen.

“Temuan ini konsisten dengan laporan sebelumnya yang menunjukkan larutan oral promethazine, sirup obat batuk bayi Kofexmalin, sirup obat batuk bayi Makoff, dan sirup dingin Magrip N,” lanjutnya.

Dietilen glikol dan etilen glikol berbahaya bagi manusia dan bisa berakibat fatal jika tertelan. Namun penyebab ilmiah kematian anak-anak itu masih dalam penyelidikan, tambah tim tersebut.

Komisi menginginkan badan pengawas obat negara untuk memastikan bahwa semua obat yang diimpor ke negara itu terdaftar dengan benar dan menjalani pemeriksaan yang tepat oleh produsen, termasuk kunjungan ke fasilitas mereka.

Laporan tersebut menyatakan bahwa sistem kesehatan di dunia ini tidak dalam keadaan yang memadai dan meminta pemerintah untuk terus memperkuatnya serta berbagi alat dan manfaat dunia.

Menanggapi hal tersebut, Maiden Pharmaceuticals langsung membantah tudingan tersebut.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Bencana

Untuk pertama kalinya dalam 28 tahun, tidak ada tim yang memiliki skor sempurna di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022! OKZON BOLA

Terkini

Kapolri: Contra Flow dan One Way Akan Diterapkan di Jalan Tol saat Nataru : Media Baca Nasional

Terkini

5 Pose Menggoda Mantan Pramugari Trina Candaza, Bikin Dengkul Lemas! : Media Baca Travel

Terkini

Daftar Lengkap Juara Piala Dunia Sepanjang Masa: Timnas Brasil Mendominasi! : Media Baca Bola

Terkini

Kebakaran rumah di Tangerang tewaskan 3, 2 anak: Okzon Megapolitan

Terkini

Hasil Persib Bandung vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023: Sempat Tertinggal, Maung Bandung Comeback dan Menang 2-1 : Media Baca Bola

Terkini

Piala Dunia 2022: Timnas Jerman Disingkirkan Jepang Karena Gol Kontroversial: Okezon Bola

Terkini

Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Polisi, 20 Orang Terluka Usai Presiden Peru Dikudeta : Media Baca News