Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Bisnis · 14 Jan 2023 22:40 WIB ·

Sampai Desember Sektor Jasa Keuangan Indonesia Tetap Terjaga


 Sampai Desember Sektor Jasa Keuangan Indonesia Tetap Terjaga Perbesar

Media Baca, MAKASSAR – Rapat bulanan Dewan Jasa Keuangan (OJK) yang diselenggarakan pada 28 Desember 2022 menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga.

Kemudian kegiatan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) terus berkembang.

Mahendra Sigargar, Ketua Dewan Komisioner OJK, mengumumkan hal tersebut dalam konferensi pers, Senin (2/1/2023).

Mahendra secara keseluruhan terus memperkuat strategi keuangan globalnya.

Bank-bank internasional besar menunjukkan kenaikan suku bunga tinggi yang semakin lama.

“Bank of Japan (BoJ) sudah mulai menaikkan suku bunga obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun yang merupakan awal dari langkah normalisasi kebijakan forward market,” katanya.

Sementara itu, Mahendra mengatakan pemerintah China sudah mulai membuka kembali ekonomi dari kebijakan zero-Covid, yang diperkirakan akan meningkatkan ketidakpastian di China ke depan.

Perkembangan tersebut secara umum telah mendorong indikator ekonomi global ke kondisi yang lebih lemah.

“Seiring dengan menguatnya ekonomi global, indikator ekonomi lokal terkini menunjukkan indikator ekonomi negara mulai moderat, namun masih dalam kondisi yang baik,” ujarnya.

“Neraca perdagangan terus menunjukkan surplus, indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur tetap berada di zona ekspansif, dan indikator konsumsi masyarakat terus tumbuh. Kamu cantik,” lanjutnya.

Mahendra juga mengatakan Bank Indonesia menaikkan suku bunga sebesar 25 bps untuk meredam inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar.

Namun, kenaikan suku bunga tidak mempengaruhi aktivitas sektor keuangan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Yuk ke Honda Sport Motoshow 2023 di Palopo, Ada Diskon DP Rp 5,5 Juta

30 Januari 2023 - 16:59 WIB

1 Tahun Berdiri, Timur Resto Bakal Ekspansi ke Jakarta dan Balikpapan

30 Januari 2023 - 15:55 WIB

Indomaret-SGM Eksplor Beri Beasiswa Bagi 20 Sekolah Dasar se Indonesia, Khusus Sulsel di Selayar

30 Januari 2023 - 14:50 WIB

KATALOG Promo JSM Indomaret Hari Ini 29 Januari 2023: Beras, Minyak Goreng hingga Terigu Turun Harga

30 Januari 2023 - 13:45 WIB

HARGA HEMAT! Promo Terbaru Alfamart Minggu 29 Januari: Minyak Goreng, Beras, Susu Anak hingga Teh

30 Januari 2023 - 12:40 WIB

Wali Kota Makassar Danny Pomanto Minta IMA Bantu Gaungkan Tagline ‘Makassar Kota Makan Enak’

30 Januari 2023 - 11:30 WIB

Trending di Bisnis