Home / Keuangan

Kamis, 8 Desember 2022 - 21:55 WIB

Simak Profil 4 Anak Usaha BUMN yang IPO Tahun Depan : Media Baca Economy

Jakarta – Periksa laporan dari empat cabang LEDAKAN Sepanjang tahun Ini akan membuat penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2023. Keempat unit BUMN tersebut berasal dari bidang usaha yang berbeda.

Anak perusahaan BUMN yang dimaksud antara lain PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu Energi (PHE), PalmCo, dan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansuri mengatakan status pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperkuat pengelolaan lingkungan bisnis masing-masing perusahaan. Misalnya energi dan pangan.

“Empat cabang BUMN berencana menerbitkan saham ke publik pada 2023 untuk meningkatkan ketahanan pangan dan energi,” kata Pahala dikutip Kamis (8/12/2022).

Terkait dengan kegiatan bisnis tersebut, MNC Portal Indonesia juga mencantumkan rincian singkat dari empat pendirian BUMN tersebut.

1. Energi panas bumi Pertamina

Pertamina Geothermal Energy merupakan anak perusahaan PT Pertamina Power Indonesia yang bekerja sama dengan entitas di bawah PT Pertamina (Persero). PGE didirikan pada tahun 2006 untuk memajukan pengembangan dan pengelolaan energi termal untuk menghasilkan energi yang bersih, ramah lingkungan dan terjangkau.

Setahun setelah pendiriannya, PGE menambah satu unit PLTP di WKP Lahendong, Sulawesi Utara. Pembangunan PLTP Lahendong Unit II dimulai pada tahun 2004. Saat ini, pembangunan PLTP Unit Lahendong telah dimulai dengan 13 Tempat Kerja Panas Bumi (WKP) dengan total kapasitas terpasang 1877 MW.

PGE menggunakan energi panas bumi melalui proyek langsung dan tidak langsung. Saat ini, sebagian besar panas bumi digunakan untuk tujuan tidak langsung.

PGE menyediakan listrik, transfer termal suhu tinggi (PLTP) yang dihasilkan dari eksplorasi, pengeboran, pengembangan, dan pengoperasian pembangkit termal melalui pengelolaan gabungan uap dan energi termal dari medan termal.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

2.Pertamina Hulu Energi

PHE merupakan pelengkap Pertamina. Saat ini, PHE mengelola portofolio atau operasi dari 58 anak perusahaan migas dalam dan luar negeri, 6 perusahaan patungan dan 2 perusahaan blok terkait, menurut pernyataan resmi perusahaan. Ini terutama bekerja di bisnis minyak dan gas dan sektor jasa.

PHE diamanahkan untuk berperan sebagai strategic arm Pertamina melalui berbagai kerjasama dengan pihak ketiga baik di dalam negeri maupun di luar negeri. , Pooled Interest/Pertamina Pooled Interest (PI/PPI) dan Kemitraan.

Pada akhir 2019, perusahaan memiliki 58 cabang: 53 APS domestik dan 5 asing, mengelola 48 operasi domestik dan 2 luar negeri.

3. Palm Co

Perkebunan Nusantara atau PTPN III Holding berniat membuat tiga sub-holding, salah satunya adalah Palmco. Melalui ketiga subholding ini, PTPN III mendukung asetnya untuk Program Ketahanan Pangan Nasional.

Palmco sendiri fokus memperkuat lingkungan sawit di tanah air. Kegiatan tambahan ini telah menjadi proyek strategis nasional, oleh karena itu proses persiapan IPO Palmco diperkirakan akan berlangsung pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2023.

4. Pupuk Kaltim

Pupuk Kalimantan Timur atau PKT merupakan anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Perusahaan ini didirikan pada tanggal 7 Desember 1977 dan merupakan produsen urea dan NPK terbesar di Asia.

Mengutip keterangan resmi perseroan, PKT memiliki lahan seluas 443 hektare di Bontang, Kalimantan Timur, yang meliputi lima pabrik amoniak, lima pabrik urea, tiga pabrik pencampuran NPK, dua pabrik fusi NPK, dan satu boiler batubara.

Berikutnya adalah fasilitas pengantongan dan penyimpanan dengan total produksi tahunan 3,43 juta ton pupuk urea, 2,74 juta ton amoniak dan 350.000 ton NPK.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Keuangan

Sri Mulyani Tantang Dirut BEI: Kapan IPO Tembus 1.000 Emiten? : Media Baca Economy

Keuangan

Jajal Naik LRT ke Stasiun TMII, Jokowi: Sangat Cepat Sekali dan Tak Berisik : Media Baca Economy

Keuangan

Ibu-Ibu! Harga Tomat hingga Bawang Merah Naik Jelang Nataru 2023, Berikut Rinciannya : Media Baca Economy

Keuangan

Pesan Jokowi: Jangan Sampai Krisis Pangan Menular Jadi Masalah Sosial : Media Baca Economy

Keuangan

402 Pesawat Siap Wara-wiri di Langit RI Selama Libur Nataru : Media Baca Economy

Keuangan

Sri Mulyani: Korupsi Itu Penyakit yang Terus Kita Lawan : Media Baca Economy

Keuangan

Ini Koperasi yang Bakal Diawasi dan Diatur OJK di RUU PPSK : Media Baca Economy

Keuangan

Beda dengan Cabai, Harga Telur Ayam Turun Jelang Natal 2022 : Media Baca Economy