Home / Olahraga

Jumat, 16 Desember 2022 - 07:31 WIB

Tak Terbebani, Siti Fadia Silva Justru Termotivasi Dituntut Kejar Level Apriyani Rahayu : Media Baca Sports

Jakarta – Reaksi pebulutangkis putri Indonesia Fadia Silva Ramadhanti atas tekanan yang diberikan pasangannya Apriani Rahayu untuk mencapai puncak. Fadia mengaku sangat termotivasi dengan tuntutan tersebut dan tidak merasa terbebani.

Sebelumnya, Apriani/Fadia gagal mencetak gol bagus di laga pertama BWF World Tour Finals. Laju mereka terhenti di Grup B Final Tur Dunia BWF 2022 di Bangkok, Thailand.

Apriani Rahayu/CT Fadia Silva Ramadhanti

Apriani/Fadia meraih hasil tersebut dengan mengalahkan unggulan pertama China Chen Chin Chen/Jia Yi Fan yang menjadi juara Grup B dalam dua game langsung, 16-21, 16-21. Akibatnya, mereka harus menyembunyikan impian mereka untuk mengukir sejarah di kompetisi tersebut.

Baca juga: Pembaruan Peringkat BWF setelah Final Tur Dunia BWF 2022. Anthony Ginting jatuh cinta pada Apriani Rahayu/CT Fadia Sored, Praveen Jordan/Melati Deva

Kegagalan ini membuat Apriani/Fadia mengambil petunjuk dari Kepala Bidang Pengembangan dan Sukses PBSI (Kabid BinPress), Rioni Mainaki. Yang penting, pertandingan Apriani/Fadia dibacakan oleh lawannya saat berlaga di BWF World Tour Finals 2022.

Menanggapi hal tersebut, Fadia mengaku sempat melakukan wawancara dengan pelatihnya, engineer Hian. Menurutnya, musim gugur ini akan menjadi pekerjaan rumahnya untuk tahun depan yang dimulai pada 2023 dengan Malaysia Open.

Baca juga: Siti Fadia mengaku tak senang usai gagal mengamankan hasil di BWF World Tour Finals 2022

“Tentunya juga sudah kita revisi, tapi untuk Januari tahun depan masih kita persiapkan,” kata Fadia kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia Pelatnas di PBC Sipayung, Kamis, 15 Desember 2022.

“Kemarin saya banyak berbicara dengan Pelatih Cody (Engineer Hia) dan tim pendukung lainnya. Bermain di level dunia pun tidak mudah, jadi kita harus pintar-pintar, banyak cara untuk bermain, “o. untuk melanjutkan

Di sisi lain, Fadia akan diminta Rion untuk bisa menjaga level permainan Apriani. Menanggapi hal itu, Fadia tidak menanggung beban.

Fadia semakin termotivasi untuk mencapai level yang sama dengan Apriani. Meski lelah fisik dan mental, Fadia berani mengambil risiko.

CT Fadia Silva Ramadhanti

“Itu bukan beban, jadi dorong aku lebih banyak. Harusnya saya bisa,” jelas Fadia.

“Tentu saja tidak mudah untuk bertahan karena tidak mudah untuk kembali bermain di level ganda putri (di ganda putri), ini bukan satu atau dua kematian, jadi Anda harus bersiap dan tidak hanya lelah, tapi. untuk kelelahan. Tapi tubuh berasal dari pikiran dan hati,” katanya.

Sumber artikel

Share :

Baca Juga

Olahraga

2 Jagoan Tunggal Putra India Ikut Anders Antonsen Latihan di Dubai : Media Baca Sports

Olahraga

Daftar Wakil Tanah Air di Indonesia Masters 2023: Praveen Jordan Melati Daeva Comeback! : Media Baca Sports

Olahraga

Praveen Jordan Melati Daeva Comeback di Indonesia Masters 2023, Vita Marissa Beberkan Targetnya : Media Baca Sports

Olahraga

Dejan Ferdinansyah Gloria Emanuelle Widjaja Berpeluang Dipanggil Pelatnas PBSI, Vita Marissa Bilang Begini! : Media Baca Sports

Olahraga

Penyebab Mohammad Ahsan Hendra Setiawan Takluk dari Liu Yuchen Ou Xuanyi di Final BWF World Tour Finals 2022 : Media Baca Sports

Olahraga

Bicara soal Sponsor untuk Aprilia Racing di MotoGP, Massimo Rivola: Kami Layak Mendapatkannya! : Media Baca Sports

Olahraga

Curi Perhatian, Momen Mohammad Ahsan Berduet dengan Pemain Beda Usia 17 Tahun di Kejurnas PBSI 2022 : Media Baca Sports

Olahraga

Profil Nurul Azizyah Pelari Makassar Raih 4 Medali Emas dan Pecahkan 3 Rekor di Porprov Sulsel 2022