Menu

Mode Gelap
Exclusive dari Qatar: Jelang Kroasia vs Maroko, Vatreni Tetap Anggap Serius Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2022 : Media Baca Bola Resmi! Joni Supriyanto Terpilih sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2022-2026 : Media Baca Sports BEI Catat 1 Obligasi dan 1 Saham dalam Sepekan : Media Baca Economy Soal Kembali Bela Prancis di Final Piala Dunia 2022, Karim Benzema Beri Respons Jelas : Media Baca Bola Prediksi Update Ranking BWF Desember 2022: Fajar Alfian Rian Ardianto Naik ke Urutan Kedua : Media Baca Sports

Keuangan · 15 Des 2022 22:15 WIB ·

Terima Laporan Bank Dunia, Sri Mulyani Ungkap Segudang PR Ekonomi Indonesia : Media Baca Economy


 Terima Laporan Bank Dunia, Sri Mulyani Ungkap Segudang PR Ekonomi Indonesia : Media Baca Economy Perbesar

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Muliani Tunjukkan banyaknya pekerjaan berbasis rumahan yang membuat perekonomian Indonesia tetap hidup. Dari infrastruktur hingga tata kelola, hukum, kebijakan, sumber daya manusia.

“Indonesia akan terus menggunakan berbagai perangkat kebijakan untuk mentransformasi ekonominya. Artinya bukan hanya bertahan dari wabah ini, tapi juga terus bergerak maju untuk menjadikan Indonesia ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” tulisnya di akun Instagramnya, Kamis (15/12/2022).

Shri Mulyani juga merinci laporan yang disiapkan oleh Bank Dunia setiap enam bulan sekali. Laporan Indonesia Economic Outlook (IEP) merupakan analisis komprehensif tentang situasi ekonomi Indonesia.

Pada edisi Desember 2022, laporan ini akan mengkaji pertumbuhan ekonomi dan perubahan perdagangan. Topik terkait strategi pembangunan Indonesia. Indonesia memang negara yang sangat besar, tapi kami pastikan mengerjakan pekerjaan rumah ini sebanyak mungkin.

Dalam laporannya, Bank Dunia memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,2 persen pada tahun 2022 dan rata-rata 4,8 persen dalam jangka menengah dari tahun 2023 hingga 2025.

Direktur Bank Dunia Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen, bagaimanapun, mengatakan kerusakannya sangat besar dan dapat secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan Indonesia jika itu terwujud.

Baca juga: Peduli terhadap penderita kanker, donasi rambut terus berlanjut bersama Lifebuoy dan MNC Peduli.

“Permintaan global yang lemah, pengetatan mata uang global, aliran modal yang lebih luas dan tekanan nilai tukar dapat memacu pengetatan kebijakan lebih cepat,” kata Sattu.

Inflasi rata-rata diperkirakan mencapai 4,5% pada 2023, kemudian rata-rata 3,5% pada 2024-2025, di batas atas BI. Pada tahun 2023, setelah pendapatan reformasi pajak diamankan dan pengeluaran terkait Covid dihapuskan, defisit anggaran akan tetap di bawah target pemerintah sebesar 3 persen dari PDB.

“Diperkirakan situasi eksternal akan sedikit memburuk karena cedera ringan dan sedang. Neraca transaksi berjalan direncanakan berubah menjadi defisit kecil dalam jangka menengah, katanya.

Sumber artikel

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Admin

Baca Lainnya

Deretan BLT dan Bansos yang Cair di Tahun Baru 2023 : Media Baca Economy

2 Januari 2023 - 09:12 WIB

Ucapkan Tahun Baru 2023, Susi Pudjiastuti: Semoga Semuanya Lebih Baik : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 19:10 WIB

Sri Mulyani Rayakan Tahun Baru 2023 di Atas Roof Top Bintaro : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 17:00 WIB

1,1 Juta Penumpang Naik Kapal Selama Libur Nataru, Naik 71,2% : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 14:55 WIB

Tenang! Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik Januari-Maret 2023 : Media Baca Economy

1 Januari 2023 - 11:40 WIB

Sri Mulyani Masih Bereskan Pekerjaan Sebelum 2022 Berakhir : Media Baca Economy

31 Desember 2022 - 21:44 WIB

Trending di Keuangan